Rabu, 03 Januari 2018

Predikat Peraih ODF (Open Defecation Free) Dengan Nilai Sempurna, Desa Arallae Salah Satu Yang Terbaik di Kecamatan Kahu.



   WTBnews – Satu lagi Desa berprestasi di Kabupaten Bone. Terbaru, Desa Arallae unjuk gigi. Wilayah yang masuk Kecamatan Kahu itu berhasil meraih penghargaan Odf (Open defecation free) atau Desa dengan perilaku hidup bersih dan sehat dengan penilaian sempurna. Tim penilai yang berasal dari Kabupaten memberikan penilaian tertinggi untuk Desa Arallae karena dianggap serius ingin menjadikan masyarakat atau warga Arallae berprilaku hidup bersih dan sehat.




   Kesuksesan meraih penghargaan Odf (Open defecation free) atau Desa dengan perilaku hidup bersih dan sehat dengan penilaian sempurna, tidak lepas dari peran semua warga Desa Arallae. Bukan persiapan sembarangan, jauh-jauh hari, semua lapisan masyarakat dan perangkat Desa bersatu turun tangan. Hal ini terlihat mulai dari utara timur barat dan selatan Arallae bergerak bersama-sama. Dan terbukti, persiapan yang matang dengan waktu berbulan-bulan membuahkan hasil yang maksimal. Hal ini berbanding terbalik dengan beberapa Desa di Kecamatan Kahu yang meraih predikat Odf (Open defecation free) atau Desa dengan perilaku hidup bersih dan sehat dengan catatan bersyarat.

Minggu, 24 Desember 2017

Pelan Tapi Pasti, Santai Tapi Serius Adalah Gaya Kepemimpinan Desa Arallae














WTBnews – Pelan tapi pasti dan santai tapi serius adalah gaya kepemimpinan yang diperlihatkan Kepala Desa Arallae Kecamatan Kahu Kabupaten Bone, Andi Ilham Spd dalam memimpin Desanya yaitu Desa Arallae. Tidak tampak memiliki beban masalah seperti kebanyakan Kepala Desa lainnya, Andi Ilham Spd yang juga merupakan salah satu pegawai staff kecamatan di kecamatan Kahu mampu membuat Desa Arallae pelan tapi pasti perubahan demi perubahan terutama pembangunan berbagai sektor seperti infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat setempat.

   Meski hanya sebagai pejabat sementara yang menggantikan posisi Kepala Desa sebelumnya, Andi ilham Spd mampu membuat gebrakan-gebrakan baru dimana gaya kepemimpinannya yang lincah, gesit, tidak kaku, fleksibel mampu membuat masyarakat Desa tersebut kagum. Bukan tanpa alasan, gaya kepemimpinan tersebut disukai oleh masyarakat Desa Arallae dimana seorang pemimpin itu harus terdepan didalam masyarakat, terbuka dan cepat dalam pengambilan keputusan. Hal ini bertolak belakang dengan pemimpin sebelumnya yang dianggap kaku dan lambat dalam pengambilan keputusan.

   Gaya kepemimpinan yang diperlihatkan Desa Arallae saat ini memberikan dampak positif bagi warga Desa Arallae, terutama dalam kerjasama dimana warga Desa Arallae mulai kompak dalam hal kerjabakti. Ini terlihat sangat mencolok, kerja bakti atau gotong-royong hampir punah ditangan pemimpin sebelumnnya, dimana tidak ada hal semacam ini lebih dari satu dekade atau kurang lebih 12 tahun atau selama 2 periode. Terakhir gotong-royong atau kerja bakti selalu dibudayakan oleh Kepala Desa terdahulu Andi Samsul Jihad, selepas pergantian kepala Desa tidak ada lagi hal semacam itu ditengah-tengah masyarakat.

Memperingati Hari Ibu, Para Ibu-Ibu Cantik di Desa Arallae Kompak Membuat Kerajinan Tangan.








WTBnews - Apa yang Anda berikan untuk ibu di peringatan Hari Ibu?

  Jika ditanya langsung kepada ibu, mereka pasti 'menolak' halus tawaran kado. Namun ada kalanya di Hari Ibu, sebuah kado kecil akan memeriahkan perayaan untuk orang spesial di hidup Anda ini.

   Bertepatan dengan akhir pekan dan libur panjang, di Hari Ibu ini Anda bisa menyiapkan beberapa kado spesial dalam menit-menit terakhir. Tak ada kata terlambat untuk memberikan sedikit kebahagiaan Anda pada ibu.

Seperti yang dilakukan para ibu-ibu cantik di Desa Arallae yang kompak membuat kerajinan tangan  seperti bunga hias untuk memperingati hari ibu, ini terlihat di kantor Desa Arallae yang di penuhi para ibu-ibu. Selain kegiatan ini, para ibu-ibu tersebut terlihat anggun dan cantik.!

Sabtu, 25 November 2017

Politik Jaman Now, Antara Pil KB dan PilKada

NASIB RAKYAT PILIH POLITIKUS JAMAN NOW

Apa Bedanya pil KB dan pilKada,,
Pil KB kalau lupa pasti jadi,
Kalau pilKada sudah jadi pasti lupa.
    Ya... begitulah para politikus2 busuk jaman now, butuh rakyat itu ketika kampanye-nya saja degan janji2 busuk yang jauh dari kata terealisasi.
    Setelah mereka duduk ditampuk kekuasaan jangan harap mereka mau blusukan kepasar yang becek, peluk rakyat yg miskin,,
    Yang ada mereka hanya mementingkan kehidupan pribadinya, partainya ataupun para kapitalis yang telah mendanai pemilunya.
    Selama pemimpin itu tidak mau menerapkan aturan Allah swt secara kaffah/menyeluruh, jangan harap rakyat bisa sejahtera, jagan harap rakyat bisa hidup makmur dan sentausa.
    Yang ada kehidupan mereka miskin dan jauh dari kata sejahtera, ,hidup enak, kaya, mewah degan fasilitas yang bagus dan gaji yg cukup besar hanya bisa dirasakan oleh para segelintir elit politik busuk para penghianat rakyat.
    Mari kita perjuangkan hukum Allah, hukum yang sesuai fitrah manusia, hukum yang akan memberikan keberkahan dari langit dan bumi untuk seluruh manusia yaitu sistem islam dalam naungan khilafah Rasyidah ala minhaj nubuwwah yang dega
n janji Allah akan tegak kembali di muka bumi ini.

Selasa, 20 Juni 2017

Seorang Warga Bana Bontocani Hilang Terseret Arus Sungai Tangka



WTBnews - Seorang warga Bana di Bontocani, Kabupaten Bone hanyut terseret arus sungai Tangka saat banjir, Selasa (20/6/2017).
Warga yang diketahui bernama Puang Bau (45) tercatat sebagai warga Dusun Paku Desa Bana, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Korban merupakan suami dari ibu hafsah.
“Benar telah terjadi seorang warga hanyut terseret arus sungai yang meluap,” ungkap Kepala Desa Bana Ishak.Spd.i , Rabu 21/6/2017. Kejadian ini berawal dari terjadinya hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bone beberapa hari ini dengan intensitas curah hujan yang cukup deras dan mengakibatkan sejumlah aliran sungai meluap. Sekitar pukul 15.00 WITA waktu bana saat terjadi hujan deras, korban yang saat itu berada di sekitar sungai Tangka. Kemudian tidak berselang lama, air sungai tiba-tiba meluap dan menyeret korban hingga akhirnya hanyut. Warga  sementara melakukan pantuan di sejumlah titik lokasi karena arus sungai masih deras. Lokasi yang di pantau adalah sepanjang sungai Tangka, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone.
Pencarian menyisir tepi sungai dilakukan hingga selasa malam, dan dilanjutkan pada Rabu (21/6/2017) pagi dengan cara menyisir aliran sungai Tangka sampai tembusan sungai yang berada di Lelong’e Tempat pelelangan ikan Lappa Kabupaten Sinjai. Sampai saat ini korban belum ditemukan, bagi warga yang menemukan korban dapat menghubungi kepala Desa Bana di nomor ini 0823-4622-6900.